Catatan #3

Diksi yang kita bangun ialah ketakutan. Bukan kita saja rupanya yang memacu diksi itu terus tumbuh. Mereka yang senyumnya mengalahkan sahajanya pagi juga turut serta. Kalau begini, aku jadi merindukan mawar yang pernah kita tanam itu, kawan. Di sore yang renyai dan angin yang menyentuh lembut wajah kita.
Previous
Next Post »